Tampilkan postingan dengan label keuangan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label keuangan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 April 2016

wah, ini dia artikel yang ditunggu tunggu, kalau sudah punya
penghasilan dalam bisnis, mulailah kelola uang Anda dengan benar. Jangan sampai uang habis tak bersisa dengan hasil sia sia.



"Mencari Uang itu sulit, Mengelola uang lebihsulit"



saat berbelanja, orang cenderung menggunakan EMOSI dibanding LOGIKA. Akhirnya, orang cenderung menghabiskan uang yang dimiliki. Berikut contoh kalau belanja itu sifatnya EMOSIONAL. saat didompet Anda hanya ada uang 15 ribu, maka saat makan Anda hanya cenderung memilih warteg sebagai tempat makan Anda.
Lain halnya jika ada uang 1 juta didompet Anda. Kemungkinan besar Anda lebih memilih makan di restoran dan celakanya waktu di restoran Anda juga milihnya nggak karuan, bisa-bisa keluar hingga ratusan ribu hanya untuk makan. Pernah mengalami?
Itu baru masalah makan, belum saat Anda belanja fashion, gadget atau jalan-jalan, bikin tabungan Anda makin bocor, dah. Susah payah dapatkan uang dari bisnis, eh, habis sia-sia. Kalaupun habis, habiskan di jalan yang benar. Siap habiskan penghasilan Anda?
Dulu ketika lagi Jatoooooh banget, nyungsep lalu tertimpa tangga, pernah sisa uang ditabungan Bang Motty tinggal 300ribu rupiah saja. Bukan udah pengen nangis lagi, udah nangis beneran. Saat itu, nemu uang nyelip 20 ribu aja udah seneng banget, lumayan buat makan sama ongkos jalan. Semua dipirit-dipirit.
 

Kalo sekarang Alhamdulillah masih tetep bermasalah sih ^_^ tapi masalahnya "enak". soalnya saldo tabungan minimal 9 digit ^_^, permasalahannya sekarang adalah: gimana supaya bisa nahan diri untuk beli ini itu yang kadang malah ngga bermanfaat. Di posisi apapun kita, tetep harus bijaksana menghabiskan uang yah ^_^
nah, berikut urutan dalam menghabiskan penghasilan. Lakukan diawal bulan, bukan diakhir bulan. INGAT! Awal bulan saat kita menerima penghasilan..
1. 10% untuk Zakat dan Sedekah
inilah perintah Tuhan yang seringkali dilupakan banyak orang: Zakat dan Sedekah. Zakat ada untuk membersihkan harta sedangkan sedekah ada untuk melipatgandakan harta.
2. 30% untuk Cicilan Hutang
Suka beli barang secara kredit? Siap-siap awal bulan banyak tagihan hutang. Bayar hutang itu hukumnya wajib. BAHAYA kalau nggak dibayar. Sudah di dunia ditagih mulu sama Debt Collector, pas di akhirat bisa bisa nggak masuk surga gara-gara masih punya hutang saat meninggal, Bayar woii... BAYAR!
oh ya, batas maksimal hutang Anda adalah 30% dari penghasilan bulanan Anda, Misal penghasilan Anda 10Juta/bulan, maka maksimal cicilan hutang adalah 3Juta/bulan jangan lebih. Bahkan sebisa mungkin Hutang dibuat nol rupiah. Kalau beli-beli barang bayarnya CASH. Kalau sudah begitu uangnya bisa Anda alokasikan untuk tabungan atau kebutuhan sehari-hari. Nggak enak banget kalau setiap bulan penghasilan Anda dicegat duluan sama hutang sebelum masuk kantong pribadi. Kerja hanya buat bayar hutang.. <jangan kesinggung ya... > muehehehe ^_^
3. 10% Untuk tabungan atau Investasi
Berikutnya jatah untuk masa depan Anda. alokasikan untuk tabungan. Jika cicilan hutang sedikit atau tidak ada maka alokasikan tabungan bisa Anda gunakan untuk investasi.
Keuangan Anda dikatakan sehat jika uang Tabungan Anda minimal 3-6x dari kebutuhan bulanan, Misal kebutuhan bulanan Anda 7 juta/bulan, maka minimal ada 21-42 juta di tabungan pribadi Anda.
4. 40% untuk kebutuhan Sehari-hari
Baru setelah kewajiban ditunaikan dan kebutuhan masa depan diutamakan, saatnya memenuhi kebutuhan MASA KINI. Kebutuhan sehari-hari, seperti Uang Makan, Bensin, Uang Sekolah, dll
Tugas Anda selanjutnya membuat alokasi pengeluaran. Ini dia yang sering dilupakan. Pengeluaran bulanan untuk kebutuhan sehari-hari dibiarkan keluar tanpa perencanaan, bocor lagi, deh. Yuk mulai sekarang buat rencana pengeluaran Anda di Awal Bulan.
5. 10% Untuk Senang-senang
Anda juga perlu menghargai kerja keras yang Anda lakukan. Uang ada untuk dinikmati jangan semua ditimbun di tabungan saja. Maka, ada lokasi dana untuk senang senang, Celebrate your Winning. Dana tersebut bisa Anda gunakan untuk kebutuhan tersier seperti belanja fashion up to date, jalan-jalan wisata, makan makan bareng teman dan keluarga atau beli gadget terbaru.
Habis sudah SELURUH penghasilan bulanan Anda di jalan yang benar. Kunci program ini supaya berhasil adalah DISIPLIN dan KOMITMEN, Kalau 2 hal ini tidak ada, maka program Manajemen Anti Miskin ini bakal GAGAL TOTAL. Waktu-waktu kritisnya adalah di 3 bulan awal, kalau konsisten selama 3 bulan, maka selanjutnya bakal Jadi Kebiasaan.
“Awalnya dipaksa, lalu menjalankan dengan terpaksa, lama-lama jadi biasa, coba ya! ”
Nah, setelah tau begini, saya harapkan, Anda jadi lebih paham lagi cara mengatur uang. Biar apa apa jadinya cukup, beli yang perlu perlu cukup, yang nggak perlu jangan dicukup-cukupin.

sumber: fb muh alif mubarok
Posted by MIKO On 00.42 No comments READ FULL POST

Jumat, 02 Mei 2014

Editor’s note : Artikel ini diambil dari e27.co dan presentasi William Widjaya (Regional Manajer SEA Fenox VC).

Seorang miliarder Hong Kong, Li Ka-Shing, berbagi tentang bagaimana mengelola uang dengan bijak menurut versinya. Ia menguraikan kepada kita sebuah rencana 5 tahun yang sangat inspiratif untuk mengubah nasib.
No matter how much you earn, always remember to divide it into five parts proportionately. Always make yourself usefeul. – Li Ka-Shing
Tidak peduli seberapa banyak uang yang kamu dapatkan, selalu ingat untuk membagi uangmu ke dalam 5 bagian yang proporsional. Selalu membuat dirimu berguna. – Li Ka-Shing

Seandainya pendapatan bulanan kamu hanya +- Rp 4 juta, kamu bisa hidup dengan baik. Saya akan membantu membagi uangmu ke dalam 5 bagian.
Li Kha Sing
Kumpulan uang yang pertama digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Ini adalah hidup yang sangat sederhana dan kamu hanya menghabiskan kurang dari Rp 38 ribu per hari. Sarapan sehari-hari terdiri atas vermicelli (semacam bihun atau mi), sebutir telur dan segelas susu. Untuk makan siangpun hanya makan siang yang sederhana, yaitu cemilan dan buah. Untuk makan malam, coba pergunakan dapur dan masaklah makananmu sendiri yang terdiri dari 2 jenis sayuran dan segelas susu sebelum tidur. Untuk satu bulan, biaya untuk makan seperti ini kira-kira menghabiskan RP 1,2 juta. Kalau kamu masih muda, tubuhmu tidak akan banyak bermasalah selama beberapa tahun ke depan dengan gaya hidup seperti ini.
Kumpulan uang yang kedua: Untuk networking, perluas jaringan pertemananmu. Tentunya hal ini akan membuat dirimu dikenal oleh banyak orang. Anggarkan tagihan telpon sekitar +- Rp 185 ribu, kemudian kamu bisa mentraktir temanmu makan 2 kali dalam sebulan, masing-masing  Rp 200-300 ribu. Siapa yang kamu traktir? Selalu ingat untuk mentraktir makan siang untuk orang-orang yang lebih pandai atau memiliki wawasan lebih dari pada kamu, yang lebih kaya, atau orang-orang yang telah membantu kamu dalam berkarir. Pastikan kamu melakukannya setiap bulan. Setelah satu tahun, lingkaran pertemanan kamu akan menghasilkan nilai yang luar biasa. Selain reputasi dan pengaruh, akan ada nilai lebih yang dihasilkan. Image baik dan murah hati juga akan meningkat.
Kumpulan uang yang ketiga: Untuk belajar. Sisihkan sekitar Rp 200 ribu untuk membeli buku. Karena kamu tidak memiliki banyak uang, maka kamu harus belajar. Ketika kamu membeli buku, bacalah buku itu dengan saksama dan pelajari pelajaran dan strategi yang diajarkan di dalam buku itu. Setiap buku, setelah kamu membacanya, coba buat resumenya dalam bahasamu sendiri. Coba membagi dengan yang lain tentang isi buku itu juga akan meningkatkan kepercayaan dan daya tarik kamu. Juga simpanlah uang hingga Rp 300 ribu untuk menghadiri sesi pelatihan. Ketika kamu memiliki pendapatan lebih atau tambahan simpanan uang, cobalah untuk berpartisipasi untuk pelatihan lanjutan. Ketika kamu berpartisipasi dalam training yang baik, kamu tidak hanya mendapatkan pengetahuan, melainkan kamu juga akan bertemu dengan teman yang memiliki pemikiran yang sama dengan kamu.
Kumpulan uang yang keempat: Gunakan untuk berlibur ke luar negeri. Manjakan dirimu dengan pergi berlibur minimal sekali dalam setahun. Teruslah tumbuh besar dari pengalaman hidup. Tinggalah di hostel murah untuk menghemat biaya liburan. Gunakan pengalaman itu supaya kamu tetap semangat bekerja.
Kumpulan uang yang kelima: Investasi. Tabung Rp 1 juta dan kembangkan sebagai modal awal startup kamu. Modal itu bisa kamu gunakan untuk membangun bisnis kecil. Bisnis kecil itu aman. Pergilah ke supplier dan carilah produk untuk dijual. Walaupun kamu rugi dan kehilangan uang, kamu tidak akan kehilangan terlalu banyak. Bagaimanapun, ketika kamu mulai mendapatkan uang, hal itu akan meningkatkan rasa percaya diri dan keberanian dan kamu bisa mempelajari pengalaman baru dalam menjalankan bisnis kecil. Ketika kamu memperoleh uang lebih banyak, kamu bisa mulai membeli rencana investasi jangka panjang dan mendapatkan jaminan jangka panjang terhadap kekayaan finansial kamu dan keluargamu. Jadi tidak peduli apapun yang terjadi, akan selalu ada dana yang cukup dan kualitas hidup akan terjamin.
Nah, setelah kamu berusaha selama setahun dan gajimu masih tetap Rp 4 juta, itu berarti kamu belum sukses tumbuh sebagai seseorang. Kamu seharusnya benar-benar malu terhadap diri kamu. Coba pergi ke supermarket dan beli tahu yang paling keras. Ambilah dan hantamkan tahu itu ke kepalamu karena kamu layak mendapatkannya.
Jika pendapatan bulananmu +- Rp 5,5juta IDR, kamu masih harus bekerja keras. Kamu harus mencoba mendapatkan pekerjaan sampingan. Mendapatkan pekerjaan sampingan tentunya akan menjadi menyenangkan. Berbisnis itu menantang, tapi ini adalah cara yang paling tepat bagi kamu untuk mempelajari seni berjualan dan ini adalah kemampuan yang bisa kamu gunakan sepanjang karir kamu. Semua entrepreneur yang sukses adalah penjual yang baik. Mereka memiliki kemampuan menjual mimpi dan visi mereka. Kamu juga akan bertemu dengan banyak orang yang bermanfaat untuk kamu dan karirmu ke depannya. Ketika kamu sudah berada di dalam bisnis, kamu juga akan belajar tentang apa yang bisa dijual dan apa yang tidak. Gunakan sensitifitasmu dalam menemukan sentimen pasar sebagai platform untuk menjalankan bisnis kamu dan dalam mengidentifikasi produk yang akan laris di masa depan.
Cobalah membeli baju dan sepatu seminim mungkin. Kamu bisa membeli semua itu ketika kamu kaya. Simpan uangmu dan belilah hadiah untuk seseorang yang kamu sayangi dan ceritakan kepadanya mengenai rencanamu dan target finansial kamu. Ceritakan kepada mereka kenapa kamu sangat berhemat. Ceritakan usaha-usahamu, tujuan dan mimpimu kepada mereka.
Di mana-mana pebisnis membutuhkan bantuan. Tawarkan dirimu untuk melakukan kerja sampingan dari peluang apapun. Ini akan membantu mengasah impianmu dan kemampuanmu. Kamu akan mulai  mengembangkan kemampuan berbicara dan nantinya kamu akan lebih dekat kepada target finansialmu.
Tidak peduli berapa banyak uang yang kamu dapatkan, selalu ingat untuk membaginya ke dalam 5 bagian yang proporsional. Selalu buat dirimu berguna. Tingkatkan investasimu dalam networking. Ketika kamu meningkatkan investasi sosialmu, memperluas jaringan networkingmu, pastinya pendapatanmu akan meningkat secara proporsional. Tingkatkan investasimu dalam belajar, kuatkan rasa percaya dirimu, tambah lagi jatah liburmu, perluas lagi cakrawalamu dan tingkatkan investasimu untuk masa depan, dan hal tersebutlah yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatanmu.
Pertahankan keseimbangan ini dan sedikit demi sedikit kamu akan mulai mendapatkan pendapatan lebih. Ini adalah lingkaran yang baik untuk rencana hidup. Tubuhmu akan mulai membaik dan membaik seiring kamu mendapatkan nutrisi dan perawatan lebih. Temanmu akan bertambah banyak dan kamu akan mulai membuat koneksi yang lebih berharga di masa yang sama. Kemudian kamu akan memiliki kondisi untuk berpartisipasi dalam pelatihan yang cukup tinggi dan setelah itu kamu akan mulai terekspos dengan proyek yang lebih besar dan peluang yang lebih besar. Kemudian, kamu akan menyadari mimpi-mimpimu, kebutuhan membeli rumah, mobil dan persiapan untuk dana pendidikan anak-anakmu di masa yang akan datang.
Hidup bisa didesain. Karir bisa direncanakan. Kebahagiaan bisa dipersiapkan. Kamu harus mulai berencana sekarang. Jikalau kamu miskin, habiskan sedikit waktu di rumah dan lebih banyak waktu di luar. Ini seni kehidupan. Apabila kamu miskin, habiskan uang untuk orang lain. Apabila kamu kaya, habiskan uang untuk dirimu sendiri. Banyak orang yang melakukan sebaliknya.
Apabila kamu miskin, berbaiklah kepada orang lain. Jangan menjadi orang yang perhitungan. Apabila kamu kaya, kamu harus membiarkan orang lain berbuat baik kepada kamu. Kamu harus belajar berbuat baik kepada dirimu sendiri. Apabila kamu miskin, kamu harus melempar dirimu keluar dan membiarkan orang memanfaatkan kamu. Apabila kamu kaya, kamu harus menjaga dirimu dengan baik dan jangan biarkan orang lain terlalu memanfaatkan kamu. Ini adalah cara hidup yang tidak banyak orang mengerti.
Teori yang terkenal dari Harvard : Perbedaan nasib seseorang ditentukan dari apa yang dikerjakan orang tersebut pada waktu luangnya dari jam 20.00 hingga jam 22.00. Gunakan dua jam ini untuk belajar, berpikir dan berpartisipasi dalam diskusi dan pembelajaran yang berarti. Kalau kamu bertahan seperti ini dalam beberapa tahun, sukses akan datang menghampirimu.
Tidak peduli berapa banyak uang yang kamu dapatkan, ingat selalu untuk membagi pendapatanmu ke dalam 5 bagian. Jaga tubuhmu supaya tetap dalam kondisi yang baik. Berinvestasilah dalam lingkar sosialmu supaya kamu bisa terus bertemu dengan orang-orang baru di mana kamu bisa belajar hal-hal baru. Memperluas jaringanmu juga akan berkesan penting terhadap berapa yang akan kamu peroleh. Berpetualanglah setiap tahun dan perluas pandanganmu. Juga selalu mencari tahu tentang perkembangan terbaru dalam industri. Jika kamu mengikuti rencana ini dengan baik, kamu akan melihat peningkatan yang signifikan dalam pemasukanmu.
Posted by MIKO On 08.11 No comments READ FULL POST

Kamis, 01 Mei 2014

Laporan-keuangan



Kenapa?

Berikut beberapa alasan mengapa Anda harus merapikan data keuangan bisnis Anda:
  1. Mengetahui arus keluar masuk uang kas bisnis yang sedang Anda jalani. Dengan begitu, Anda akan mudah mengetahui seberapa besar pendapatan harian Anda.
  2.  Mengetahui posisi modal yang terpakai dan modal yang telah kembali. Jangan sampai, karena tidak ada pencatatan pembukuan, modal yang seharusnya kembali malah hilang begitu saja tanpa kita ketahui di bagian mana uang modal tersebut terpakai.
  3.  Mencegah tercampurnya pengeluaran pribadi dan keuangan usaha, karena pencampuran keuangan pribadi dan keuangan bisnis akan mengakibatkan arus kas dan arus uang yang beredar di dalam bisnis yang sedang dijalankan menjadi kacau balau.
  4.  Banyak kasus kebangkrutan karena tidak merapikan pencatatan keuangan mereka. Mereka mungkin merasa untung, tapi duitnya entah ke mana. Bahkan banyak perusahaan besar menyepelekan data keuangan mereka dan akhirnya bangkrut karena tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dengan uang perusahaan.
  5.  Dengan pencatatan dan pembukuan sederhana yang Anda lakukan maka Anda bisa menganalisa jika terjadi sesuatu yang salah dalam bisnis Anda, dan mengambil tindakan untuk menyelesaikan masalah Anda.

Apa saja?

Apa aja sih data keuangan yang harus dibuat? Nah, ada beberapa sistem pembukuan sederhana yang bisa Anda terapkan. Simak ulasan berikut ini:

1. Jurnal Umum.

Jurnal ini berisikan data pengeluaran dan pemasukan setiap harinya. Jurnal Umum berisikan kolom-kolom yang meliputi:
  • Tanggal, catat tanggal berapa transaksi masuk dan keluar setiap harinya.
  • Keterangan, menerangkan darimana uang masuk atau keluar
  • Debit adalah pendapatan Anda. Catat jumlah uang yang masuk dalam kolom Debit.
  • Kredit adalah setiap pengeluaran yang Anda lakukan, misalnya untuk membeli produk baru atau menggaji karyawan. Catat jumlahnya dalam kolom Kredit.
  • Saldo adalah jumlah uang yang tersisa setelah dikurangi pengeluaran Anda. Anda harus teliti dalam melakukan penghitungan saldo dan mencocokkannya dengan uang yang Anda miliki.

 2. Laporan Laba Rugi.

Dalam akuntansi, laba ada dua macam, yaitu laba kotor dan laba bersih. Laba kotor adalah total omzet dikurangi dengan harga pokok produksi. Namun, laba bersih adalah laba sebenarnya yang merupakan selisih laba kotor dengan pengeluaran-pengeluaran lain seperti operasional, pajak, dan lain sebagainya. Laporan Laba Rugi adalah alat untuk mengetahui berapa laba bersih yang Anda peroleh dalam bisnis Anda.
Laporan Laba Rugi ada banyak macamnya, mulai yang simple seperti ini:

laporan-laba-rugi

atau yang rumit dan detail seperti ini:
Laba-rugi-rumit

Anda bisa memilih seperti apa Laporan Laba Rugi yang cocok untuk bisnis Anda.

3. Neraca Keuangan.

neraca

Neraca keuangan atau laporan posisi laporan posisi keuangan adalah bagian dari laporan keuangan yang berfungsi untuk mengetahui posisi aset dan kewajiban bisnis Anda. Laporan ini memisahkan antara aset lancar dengan aset tidak lancar serta kewajiban jangka panjang dengan kewajiban jangka pendek.
Aset dipisahkan menurut likuiditas yang merupakan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Sedangkan kewajiban dipisahkan menurut urutan jatuh tempo. Kewajiban jangka panjang mempunyai urutan jatuh tempo di atas 5 tahun.

4. Kartu Stok.

Inventaris atau persediaan barang dalam akuntansi dianggap sebagai harta bisnis Anda. Kartu stok berfungsi sebagai lembar pencatatan persediaan produk Anda, sehingga Anda tidak perlu kebingungan mengecek setiap persediaan barang.
Kartu Stok juga sangat bermanfaat karena setiap barang yang keluar dan masuk, dari mana atau ke mana, dan tanggal berapa barang tersebut berpindah akan terlihat jelas.
Seperti inilah format Kartu Stok yang baik:
stock

Kapan?

Kapan saja saya harus memperbarui laporan keuangan yang tersebut di atas? Mungkin banyak dari Anda yang mempertanyakan hal ini. Berikut penjelasan singkatnya.
  1. Laporan yang harus diperbarui secara harian adalah Jurnal Umum dan Kartu Stok. Selalu ingat untuk teliti menghitung barang, kalau perlu lakukan cek berulang-ulang.
  2. Sedangkan laporan yang harus diperbarui secara bulanan adalah Laporan Laba Rugi dan Neraca Keuangan. Bila Anda mengalami kesulitan, mintalah bantuan teman atau rekan Anda yang paham seluk beluk akuntansi keuangan.

Apa lagi?

1. Bila Anda mempunyai hutang atau piutang, catatlah di buku yang terpisah. Buatlah kolom untuk mencatat tanggal jatuh tempo dan jumlah hutang atau piutang Anda.
2. Tentukan target harian dan bulanan penjualan Anda. Hal ini akan lebih memotivasi Anda untuk lebih mengembangkan bisnis Anda menjadi lebih besar. Tentunya semakin besar target yang ingin Anda capai, semakin besar pula usaha untuk meraihnya. Percuma saja jika Anda mempunyai target tapi tidak berusaha untuk mencapainya, bukan?
3. “Barangsiapa menanam, pasti ia mengetam.” Tidak ada usaha yang sia-sia, suatu hari Anda akan memetik buah dari yang Anda tanam saat ini. Manfaat dari apa yang Anda lakukan sekarang akan terasa suatu hari nanti.

Begitulah kira-kira penjelasan untuk membuat laporan keuangan yang sederhana. Bila masih banyak hal yang membingungkan, Anda bisa googling atau menanyakannya lewat komentar. Nah, selamat mencoba!
Ilustrasi: davedugdale

08/01/2013 by 

Posted by MIKO On 07.33 No comments READ FULL POST
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Blogger templates

    Blogger news

    OUR GUEST

    Blogroll

  • Slide 1 Title

    Go to Blogger edit html and replace these slide 1 description with your own words. ...

  • ADVERTISING