Tampilkan postingan dengan label marketing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label marketing. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Maret 2016

Bagi yang nyari karakter kartun maskot bisnisman untuk keperluan ilustrasi, presentasi ataupun lainnya jangan malu-malu untuk download secara gratis disini, tersedia dalam bentuk vector. Gak pake ribet dan aman dari spam..


silahkan klik link unduhan di sini

Posted by MIKO On 17.15 1 comment READ FULL POST

Kamis, 04 Februari 2016



Bagi Anda yg saat ini berbisnis di industri Retail, pasti Anda sering mengalami kondisi dimana stok barang Anda menumpuk banyak di gudang.
Tenang, sekarang Anda akan belajar bagaimana Cara Menjualnya.

Berikut 7 Solusi Menjual Stok Barang lama yang menumpuk di gudang:
#1 Garage Sales
Konsepnya adalah penjualan dilakukan di halaman depan toko. Disana dijual beberapa barang stok lama dg penawaran harga yg sangat spesial (penawaran yg mungkin tidak akan konsumen dapatkan seperti biasanya disaat melakukan pembelian secara reguler).

#2 Discount for Selected Item
Ada iming-iming Diskon. Beberapa barang stok lama bisa dijual dg diskon khusus misalkan up to 50%. Cantumkan harga sebelumnya yg biasanya sudah di mark up dan harga penawaran yg terbaru setelah didiskon.

#3 Packaging
Pada dasarnya masih tetap menggunakan stok lama, hanya saja tampilannya diubah menjadi lebih menarik lagi.

#4 Copy Writing
Ini menjadi penting khususnya dalam menyampaikan serangkaian kalimat yg biasanya disertai gambar ke dalam display promosi yg menarik dan persuasif.
Misal: Penawaran Spesial khusus hari ini Anda cukup membayar seharga Rp 99.000 utk mendapatkan barang ini, buy one get two, Diskon hingga 50 % khusus member.

#5 Kombinasi Baru-Lama
Paket Produk lama tsb dikombinasikan dengan barang yang baru. Dengan begitu valuenya akan naik. Dan orang akan tertarik untuk beli.

#6 Item for Barter Promo
Kerjasama dg bisnis lain. Mereka menggunakan produk Anda utk hadiah atau bonus.

#7 Display Change
Tata letak produk Anda akan sangat menentukan. Coba tempatkan produk lama berdekatan dg produk baru, disimpan paling depan, tulisan best seller, dll.

Jadi, sudah siap menghabiskan stok barang sisa di gudang?

(sumber: fb Yoga Zeminicho) 
kiki emoticon
Posted by MIKO On 17.03 No comments READ FULL POST

Sabtu, 08 Agustus 2015


Mencari Orang Berdasarkan Tempat Kerja
  • people who work at x
  • friends of people who work at x
  • people who work with me at x
Mencari Orang Berdasarkan Fanspage Yang Disukai Mereka
  • people who like x and x
  • people who like x and visited x
  • people who like x and visited x-city/state
Mencari Orang Asing Yang Ingin Kamu Ketahui
  • people who are not my friends that work at x
  • people who are not my friends that like x
  • people who are not my friends that live in x-city
  • people who are not my friends that go to x-school
  • people who are not my friends that work at x and live in x-city
  • people who are not my friends that work at x and go to x-school
  • people who are not my friends that work at x and like x
  • people who are not my friends that work at x and visited x
  • people who are not my friends that work at x and visited x-city/state
Mencari Teman
  • my friends that work at x
  • my friends that like x
  • my friends that live in x-city
  • my friends that go to x-school
  • my friends that work at x and live in x-city
  • my friends that work at x and go to x-school
  • my friends that work at x and like x
  • my friends that work at x and visited x
  • my friends that work at x and visited x-city/state
  • my friends who work at x
  • my friends who like x
  • my friends who live in x-city
  • my friends who go to x-school
  • my friends who work at x and live in x-city
  • my friends who work at x and go to x-school
  • my friends who work at x and like x
  • my friends who work at x and visited x
  • my friends who work at x and visited x-city/state
Mencari Orang Berdasarkan Dimana Mereka Bekerja
  • people who work at x and like x
  • people who work at x and live in x-city/state
  • people who work at x and go to x-school
  • people who work at x who visited x
  • people who work at x who visited x-city/state
  • people who work at x and like x and x
  • people who work at x and live in x-city/state and visited x
  • people who work at x and live in x-city/state and go to x-school
  • people who work at x and go to x-school and visited x
  • people who work at x and go to x-school and like x
  • people who work at x who visited x and live in x-city/state
  • people who work at x who visited x and go to x-school
  • people who work at x who visited x and like x
  • people who work at x who visited x-city/state
Mencari Group Baru
  • groups of people who like x
  • groups of people who like x and x
  • groups of people who like x and go to x-school
  • groups of people who like x and visited x
  • groups of people who like x and visited x-city/state
Posted by MIKO On 15.33 No comments READ FULL POST

Kamis, 21 Agustus 2014






Kalau ada orang yang tiba-tiba mendatangi Anda dan menawarkan produknya kepada Anda, bagaimana perasaan Anda?
Yup! Kemungkinan besar orang bakal BT bin Sebel bahkan Menghindar sebelum dia mendekat. Betul? Hehehe...
Itulah yang terjadi saat Jualan. Makanya, JUALAN yang bagus itu adalah saat kita nggak kelihatan jualan. Bagaimana caranya?
"BANGUN KEDEKATAN (PDKT) dengan Calon Pembeli dulu sebelum kita benar-benar menjual produk kita"
Caranya?
Salah satu teknik yang cukup ampuh dalam melakukan PDKT adalah PACING & LEADING.
PACING
Menjalin keselarasan dengan lawan bicara. Pacing bisa dilakukan dengan cara Matching dan Mirroring.
Matching: menyamakan gerakan dan gaya bicara lawan bicara...
Mirroring: melakukan kesamaan seolah-olah lawan bicara melihat kita sebagai cermin bagi dirinya sendiri...
Apa saja yang bisa kita lakukan saat melakukan Matching dan Mirroring?
- Kontak Mata
- Kecepatan Mata Berkedip
- Postur Tubuh
- Kecepatan Bicara
- Nada Bicara
- Gaya Bahasa
- Kecepatan Napas
- Cara Berpakaian
- Hobi
- Daerah Asal
- Bahasa Daerah
- dan lain-lain
LEADING
Mengarahkan lawan bicara. Biasanya leading dilakukan setelah kita melakukan 3x Pacing.
Disaat Anda merasa bahwa calon pembeli Anda sudah 'nyaman' dengan Anda, disitulah JUALAN dimulai.
“Orang Hanya akan Membeli dari Orang yang Mereka anggap Dekat”
Posted by MIKO On 16.23 No comments READ FULL POST

Kamis, 20 Maret 2014

=======================================

Inikah masalah Anda: 
• Merasa sudah terlalu baik dengan karyawan, tapi mereka malah nglunjak?
• Penipu, malas, alasan, atau..
• Ada hubungan saudara Anda, istri Anda, atau kucing Anda, sehingga enggan memecat?

Bagi pengusaha skala UKM, biasanya memiliki kendala-kendala diatas, karena SOP tentang SDM biasanya belum ada. Tapi tak ada salahnya mulai dari yang sederhana dan mutlak diperlukan. Yuk simak..

Sebelum belajar mengeluarkan karyawan, baiknya cek dulu apakah aturan dibawah ini sudah Anda lakukan:

Aturan 1: Rekrut karyawan yang benar >> First WHO, then WHAT. “Karyawan yang benar, tak perlu dimotivasi berlebih, cukup diarahkan” ~ Jim Collins. Benar secara attitude: jujur, rajin, handal, “gak pake tapi dan nanti”. Jangan toleransi hal attitude. Gak ada yang masuk kualifikasi? Ya cari sampai dapat yang ‘benar’..!

Aturan 2: Adakan perjanjian masa percobaan, “3 bulan gak cocok, apapun alasannya, saya akan mengeluarkan Anda..!”.

Aturan 3: Berikan kejelasan apa tugas dan wewenang mereka, serta indikator penilaian benar atau salahnya. Terbaik adalah tertulis, jika lisan yang penting JELAS dan dia paham.

Aturan 4: Ajarkan >> dia berbuat salah bisa jadi karena GAK TAU mana yang BENAR.

Aturan 5: Praktik >> uji di lapangan, ukur hasilnya. Salah? Coba berikan kesempatan 3 x. Masih salah?

Aturan 6: Evaluasi >> Jangan-jangan dia bakatnya di tempat yang lain? Tanyakan & Lakukan MUTASI ke tmpat yang TEPAT. Ingat: Jika WHO (Attitude) nya tepat, tempatnya saja yang salah. Selama mau belajar dan mencoba, berilah kesempatan.

Aturan 7: Memimpin dengan Teladan. Jangan suruh orang kerja keras, kalo kita juga malas-malasan >> Salah kaprah tentang 'BOSS'. Mau karyawan Anda rajin? Ya tunjukkan Anda adalah TERAJIN. Mau karyawan Anda handal? Ya Anda jangan tukang alasan..!

Kalo ke 7 aturan itu sudah diterapkan, ternyata karyawan masih menyimpang hasilnya, itu WHO-nya salah. Boleh dipecat..! Cara halusnya gimana? Pertama bisa di-SKAK dengan aturan/KPI/target yang telah diterapkan. Itu paling elegan..

Kedua, jika itupun kamu masih sungkan, gunakan suara TIM untuk membantu meminta dia untuk mundur >> Cukup Ampuh.

Ketiga, PINDAHKAN posisinya di tempat yang tidak ia sukai (tapi tak membahayakan perusahaan). Misal, dia adalah orang 'LUAR', pindahkan ke bagian 'DALAM' dan sebaliknya. Langsung kayak cacing kepanasan. Orang 'sales' gak akan betah di bagian 'admin' yang perlu ketelitian dan menghadapi berkas, demikian juga sebaliknya. Panasss… Apalagi jika ditambah penerapan indikator nilai (KPI) di bagian tersebut. Tinggal tunggu dia mundur atau melanggar KPI.

Ingat: Mereka yang 'busuk' jika didiamkan akan menjadi VIRUS bagi yang lainnya. Pilihan: Amputasi atau yang lain ikut tertular? Memecat karyawan adalah 1 paket konsekuensi yang harus dihadapi oleh seorang pengusaha saat Anda merekrut mereka. Memang tidak mengenakkan, tapi mau gak mau harus Anda lakukan untuk menyelamatkan 'kapal' Anda.

Tak perlu meraih predikat "Mr Nice Guy", jika akhirnya perusahaan bangkrut karena ada virus di dalamnya. Tegas, bukan berarti Sadis. Kasihi yang pantas dikasihi. Tak perlu terlibat emosi saat mengeluarkan mereka. Ini hanya urusan bisnis, bukan personal. Yuk belajar naik tingkat dengan ketegasan..


(sumber artikel: jaya yea)
Posted by MIKO On 06.38 No comments READ FULL POST

Rabu, 19 Maret 2014



Percayakah bahwa hanya dengan mengubah Merek Produk Anda, dapat menaikkan omzet Anda dengan drastis? Terbukti: Rawon Setan, Soto Gebrak, Ayam Lepas, Perkedel Hostes, Nasi Kalong, laris karena modal MEREK yang NGETOP. Terlepas setelah mencicipi mereka puas atau kecewa, calon pelanggan sudah dibuat penasaran dengan mereknya.

Bagaimana cara menemukan MEREK dan SLOGAN yang NGETOP…? Ambil kertas putih tanpa garis dan pena/spidol. Tuliskan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan SPONTAN dan LIAR:

• Siapa spesifik target pasarmu?
• Apa diferensiasi/perbedaan produkmu dibanding kompetitor?
• Alasan apa mereka mau membeli?
• Apa komentar SPONTAN dari para pelanggan/pengicip produkmu?
• Menurutmu, apa 3 kata kunci yang mewakili produkmu?
• Dimana mereka biasa berkumpul?
• Kapan saatnya mereka menggunakan produkmu?
Ingat: slogan adalah komunikasi nyeplos dari positioning produk Anda.
Yang belum tahu positioning, bisa baca disini:http://hot.yukbisnis.com/simply-marketing/

Setelah itu, gunakan stabilo (merek lain juga boleh, hehe) untuk menandai mana “Kata Kunci” yang paling sering disebut oleh pelanggan. Tuliskan ulang di kertas terpisah dan renungkan RANGKUMAN kata-kata tersebut, hingga menjadi suatu SLOGAN yang NYEPLOS (bukan kaku atau formal). Buat beberapa alternatif susunan kata. Minta bantuan kawan-kawan (lebih baik lagi pelanggan) di sosial media untuk memilihnya.

Poin-poin pemilihan Merek yang NGETOP?

1. Sesuai dengan Target Pasarnya
2. Unik
3. Mudah diucapkan dan diingat
4. Hindari Singkatan Konsonan
5. Hindari Angka
6. Terasosiasi oleh Diferensiasi
7. Produk Unggulan
Posted by MIKO On 03.11 No comments READ FULL POST
Mancing yang cepat dapatnya ya di Tambak, bukan Samudera. Berburu yang gampang ya di Kebun Binatang, bukan di Hutan belantara. Begitu juga 'memasarkan' suatu produk/jasa. Jika ketemu Tambaknya, maka angka KONVERSI akan tinggi. Masalahnya adalah para pemasar sering gak tahu, apa itu yang disebut ‘TAMBAK’. Namanya tambak, ya “tempat berkumpul ikan yang sejenis”.

Dalam ebook dan seminar Buka Langsung Laris, kata-kata ini paling sering saya sebut: “Target Pasar yang Serupa”. Maksudnya serupa adalah sesuai dengan konsumen Anda. Sejak: Uji produk Ngangenin, membuat kemasan yang Pertama diambil, memilih merek yang Ngetop, Harus Sesuai Target Pasarnya.

Kata-kata selanjutnya setelah Target Pasar, biasanya saya ikuti dengan "DIMANA mereka BERKUMPUL?" >> Baca 10x dan resapi, kalo perlu tuliskan besar-besar di dinding.

Jika kita mampu menjawab dengan benar WHO dan WHERE-nya, artinya kita menemukan Tambak yang benar.

WHO/SIAPA Target Pasar, sering hanya dijawab: Menengah ke atas, Menengah ke bawah. Capek deh.. Untung gak 'Puser Kebawah' 

WHO-nya harus spesifik:
• warga Bandung kota
• wanita, 25-35thn
• punya anak SD
• naik mobil city car (Jazz, Yaris, March)
• penampilan modis
• berjilbab

Kenapa MOBIL juga penting? Karena mobil terlihat dimana tempat kumpulnya mereka! Pabrikan Mobil juga survei Target Pasar donk. Seandainya sudah ketemu WHERE atau Tambak mereka, yaitu SD (sekolah dasar) xyz, nah disitulah 'Tambak' terbaik kita berjualan. "Udah kulakukan itu Mas J, PERSIS, tapi tetap sepi". Kalo yakin kolamnya benar, berarti promonya yang salah!

Yang disebut 'Tambak' itu bukan hanya tempat seperti sekolah, tapi bisa juga komunitas dengan target pasar serupa. Komunitas juga bukan berarti bentuk FISIK berkumpulnya mereka, seperti arisan, pengajian, atau pesta, tapi juga bisa Akun Media Sosial seseorang. Misalnya: Target Pasar saya adalah followernya Mas @ipphoright , @felixsiauw, fans-nya Hijabers Community. Setelah itu: Bagaimana Anda bisa mancing di tambak tersebut?

Jika jeli dalam MEMETAKAN Target Pasar, maka Anda akan mendapatkan Tambak yang PAS >> Baca 3x yaa..

Banyak dari mereka yang GAGAL memasarkan karena mancing di Tambak yang SALAH". >> Baca 7 kali yaa..

Kalo tambaknya sudah benar, belum ada yang nyangkut, artinya umpan atau caranya yang salah. Bisnis itu lebih banyak pake nalar dibanding ghoib. Karena nalar adalah sunatullah (hukum alam yang Allah ciptakan). Maka belajarlah..

Selamat menemukan tambak yang benar dan mancinglah dengan syarat dan cara yang benar pula..


sumber: fb jayayea
Posted by MIKO On 03.10 No comments READ FULL POST
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Blogger templates

    Blogger news

    OUR GUEST

    Blogroll

  • Slide 1 Title

    Go to Blogger edit html and replace these slide 1 description with your own words. ...

  • ADVERTISING